Gerindra Pecat Muhamad Taufik, Padahal Saya Berjasa Menangkan Jokowi Dan Anies

Photo of author



WAKTUJAKARTA.COM, NASIONAL — Gerindra memecat Mohamad Tafuik, kemudian Taufiik mengingatkan secara publik bahwa dirinya memiliki prestasi besar dalam memenangkan Joko Widodo dan Anies Baswedan pada Pilkada DKI Jakarta 2012 dan 2017.

Tidak hanya itu, mantan kader Gerindra ini juga membeberkan jasa dirinya dalam mengamankan belasan kursi parlemen untuk partai Gerindra. Selanjutnya dirinya mempertanyakan apakah pemecatan dirinya ada kaitannya dengan kekalahan pada Pilpres 2019.

“Gubernur dua kali, wagub dapat. Kalau itu dinilai apa saya enggak tahu, silakan saja masyarakat menilai,” kata Taufik dalam jumpa pers di Cikini, Jakarta, Selasa (7/6).

Menurut Muhamad Taufik, usaha memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 adalah kerja nasional. Sehingga dirinya sulit menerima fakta apabila kekalahan tersebut dijadikan alasan pemecatannya.

Akan tetapi, Taufik mengaku menerima keputusan pemecatan dirinya. Dia sudah memberikan kerja terbaiknya untuk partai dalam berbagai ajang pilkada dan pemilu.

“Kalau itu masih belum juga dianggap sempurna, ya memang kesempurnaan bukan milik manusia,” ucapnya.

Taufik berkata belum menentukan langkah lanjutan mengenai pemecatan dari Gerindra. Dia mengungkap belum ada surat resmi terkait pemecatan itu.

Sebelumnya, M. Taufik dipecat dari Partai Gerindra. Pemecatan itu diumumkan Majelis Kehormatan Partai (MKP) Gerindra.

Wakil Ketua MKP Gerindra Wihadi Wiyanto mengungkap sejumlah alasan pemecatan Taufik. Salah satunya adalah kekalahan pada Pilpres 2019.

“Pada saat Pilpres DKI Jakarta, itu kalah, itu menjadi catatan juga,” tutur Wihadi di Kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Selasa (7/6).

Tinggalkan komentar