Kesehatan Adalah Berkah Dan Amanah Allah

Photo of author



WAKTUJAKARTA.COM — Di hidup yang penuh dengan barakah ini, mari kita terus rajin meningkatkan taqwa kita kepada Allah swt dengan mematuhi perintah-Nya dengan konsistensi dan tekad, dan juga berusaha keras menghindari apa yang telah dilarang Allah untuk kita.

Setiap detik hidup kita adalah kesempatan emas bagi kita untuk memperkuat iman kita dan mendekatkan diri kepada Allah, Pencipta kita. Di hidup ini, ada banyak karunia bagi kita untuk dituai melalui berbagai tindakan ibadah.

Jadi, kita harus meningkatkan amal baik kita dalam hidup ini dan mendapatkan keberuntungan di dunia dan di akhirat kelak. Allah adalah saksi dari semua perbuatan kita. Allah berfirman dalam Surat At-Taubah, ayat 105:

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Yang artinya:

Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”

Ketika kita fokus pada penguatan iman dalam hidup ini, akan tetapi janganlah kita mengabaikan aspek fisik dan kesehatan kita. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam pernah menasehati seorang sahabat yang rajin beribadah agar juga mengurus kebutuhan fisiknya dan kebutuhan keluarganya. Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda:

Yang berarti: “Tubuh Anda memiliki hak atas Anda, mata Anda memiliki hak atas Anda dan istri Anda memiliki hak atas Anda.” [Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari]

Demikianlah, agama kita mengajarkan kita untuk memenuhi kebutuhan dan hak kesehatan fisik kita juga. Di antara kebijaksanaan Islam dalam perhatiannya terhadap kesehatan adalah puasa. Puasa memberi dampak positif bagi kesehatan tubuh kita.

Ini telah dibuktikan secara ilmiah, bahwa puasa dapat membantu menghilangkan racun dalam tubuh kita, dan untuk memungkinkan sistem pencernaan kita beristirahat dalam upaya untuk meningkatkan ketahanan dan tingkat kesehatan kita.

Namun, kita tidak akan dapat menuai manfaatnya jika kita tidak menjalankan diet yang sehat dan bergizi. Misalnya, jika kita tidak memiliki diet seimbang dan makan terlalu banyak saat berbuka puasa, tentu tidak akan dapat merasakan manfaat fisik dan kesehatan dari puasa.

Bahkan, itu bisa membawa masalah fisik dan kesehatan kepada kita jika ini menjadi sebagai kebiasaan. Ketika kita memilih hidangan untuk berbuka puasa, ingat nasihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam:

“Manusia tidak mengisi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Cukup bagi putra Adam untuk makan apa yang akan mendukung punggungnya. Jika ini tidak mungkin, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minum, dan sepertiga untuk napas.” [Hadits dilaporkan oleh Imam Ahmad dan Ibnu Majah].

Tidak salah bagi kita untuk menikmati makanan enak. Namun, kita harus selalu ingat bahwa kita harus makan dengan seimbang, dan bahwa diet seimbang penting untuk menjaga kesehatan kita. Memilih makanan bernutrisi tinggi amat dianjurkan oleh agama kita. Allah swt berfirman dalam Surat Al-Nahl ayat 114,

فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَاشْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Yang artinya:

“Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.”

Karena itu, mari kita renungkan bagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah memerintahkan kita untuk tidak hanya makan apa yang halal, tetapi apa yang sehat dan bergizi.

Menjaga kesehatan seseorang dan mengadopsi gaya hidup sehat sangat penting, tetapi sering dianggap enteng oleh kita sendiri. Hal ini terutama berlaku dalam konteks kehidupan kota modern, seperti di Indonesia, di mana gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat dapat memicu berbagai penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan komplikasi lain seperti gagal ginjal, penyakit jantung, liver dan stroke.

Menurut statistik dari National Kidney Foundation (NKF), setiap hari ada sekitar empat kasus baru masalah ginjal. Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat di masa mendatang, mengingat bahwa jumlah mereka yang menderita diabetes dan tekanan darah tinggi meningkat.

Penelitian juga menunjukkan bahwa umat Islam adalah kelompok tertinggi kedua yang menderita diabetes, dan kelompok tertinggi yang menderita penyakit jantung. Kedua penyakit kronis ini berasal dari pola makan yang tidak seimbang dan tidak sehat, serta kurang olahraga.

Kesehatan kita adalah amanah dari Allah, sebuah berkah yang dipercayakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada kita. Sayangnya, banyak yang tidak menganggap ini serius. Namun, tanpa kesehatan yang baik bagaimana kita dapat melakukan ibadah dengan benar?

Bagaimana kita bisa menyumbangkan energi kita untuk kemajuan umat? Bagaimana kita dapat memenuhi tanggung jawab kita sehari-hari sebagai suami, ayah, putra dan putri?

Ingat Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam pernah bersabda: “Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah.”

Mari kita berjuang bersama untuk menjadi orang beriman yang lebih bertanggung jawab terhadap berkah yang telah Allah turunkan kepada kita. Adopsi gaya hidup sehat. Mungkin saat kita berpuasa kita mungkin harus mengurangi olahraga kita, tetapi kita masih bisa menjalankan diet yang sehat dan seimbang.

Setelah berpuasa, kita dapat terus berolahraga, seperti yang biasa kita lakukan. Bagi mereka yang sulit atau bahkan tidak berolahraga, bertujuan untuk mulai berolahraga secara teratur. Mungkin kita bisa mulai dengan latihan ringan yang bisa dilakukan dengan keluarga kita, dan akan menjadi kegiatan keluarga yang baik.

Kita dapat memanfaatkan lingkungan kita untuk memulai dengan kegiatan fisik ini, misalnya, jika kantor atau rumah kita berada di lantai tinggi, kita dapat naik tangga daripada lift.

Lakukan pemeriksaan medis rutin sehingga penyakit apa pun dapat dideteksi sejak dini dan ditangani dengan cepat. Pada saat yang sama, pilih makanan bergizi, terutama saat ingin sarapan, makan siang, makan sore dan makan malam. Kurangi makanan yang berminyak dan tinggi lemak.

Dengan kesehatan yang lebih baik, kita akan dapat melakukan ibadah kita lebih baik dan kewajiban kita terhadap keluarga kita lebih baik, dan akan dapat melakukan pelayanan masyarakat dan perbuatan baik dengan lebih baik. Semoga Allah menghujani kita dengan barakah-Nya dan memudahkan segala upaya kita. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Tinggalkan komentar