Hati-Hati! Inilah 6 Hal Penghambat Rezeki

Photo of author



WAKTUJAKARTA.COM — Apakah sekarang ini anda merasa rezeki anda seret dan tidak lancar? Nyaris semua usaha anda menemui jalan buntu. Seolah-olah seluruh dunia memusuhi anda.

Semua usaha sudah dilakukan, namun selalu hasilnya mengecewakan dan lagi-lagi anda harus menerima kenyataan pahit, dan hal ini terus berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Sedangkan kebutuhan tidak pernah sudi menunggu, tagihan bulanan dan kebutuhan sehari-hari untuk menyambung hidup harus terus dipenuhi tidak peduli kondisi finansial anda yang sedang tidak menguntungkan.

Jika anda mengalami hal seperti yang saya gambarkan ini, bisa jadi anda melakukan hal-hal yang menghambat rezeki anda. Anda tidak menyadarinya. Akan tetapi anda melakukannya karenanya menjadi penghambat utama seretnya rezeki anda.

Lalu apakah 6 hal yang menghambat rezeki?

Inilah 6 hal yang bisa jadi menjadi dalang utama penghambat rezeki anda, terasa serat dan seolah selalu menemui jalan buntu. Oleh karenanya silahkan dipelajari.

1. Kurang sedekah

Mungkin anda kurang sedekah karenanya rezeki anda terhambat, karena Allah amat menyukai orang-orang yang “murah” memberi sedekah dan membenci orang-orang yang kikir.

Mereka yang bersedekah akan diganti langsung oleh Allah Azza Wa Jalla.

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ

“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” [Qs Saba’ 39].

2. Kurang ibadah

Sering melalaikan ibadah khususnya ibadah Fardhu, dan lambat laun menjadi hal biasa, hal ini bisa pula menjadi dalang penghambat rezeki anda. Oleh karenanya mulai sekarang biasakan untuk selalu melaksanakan Shalat dan juga membaca Al Qur’an dan berdzikir kepada Allah Sang Pemilik Rezeki.

3. Sering tidur pagi

Apakah anda sering melakukan aktivitas ini? Maka perlu diketahui bahwa waktu pagi adalah saat penuh keberkahan.

Karena Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam mendoakan umatnya di saat ini dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Shakhr Al-Ghamidi Radhiyallahu Anhu.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”

Bahkan merupakan kebiasan Nabi Shallallahu Alaihi Wa Salam menyiapkan pasukannya dan mengirimnya di waktu pagi. Dan sahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah seorang pedagang, yang biasa bangun pagi kemudian berdagang di pagi hari. Sebab itulah ia menjadi salah seorang sahabat yang amat kaya raya. Dan kekayaan Shakhr bin Wada’ah dishahihkan oleh Abu Dawud no.2606.

Sebaliknya disaat pagi malah yang terjadi anda pergi ke peraduan untuk tidur nyenyak hingga terbangun siang atau sore.

Ketika terbangun siang maka rezeki yang seharusnya bisa anda dapati sudah hilang entah kemana atau dipatuk ayam (Istilah orang tua dulu). Dan hal ini beberapa kali saya alami dimana saat saya terbangun siang karena terpaksa tidur pagi karena suatu urusan, ketika bangun di WhatsApp saya sudah terdapat beberapa pesan meminta saya membuat website, namun pesan itu sudah beberapa jam lalu, ketika saya kontak balik sebagian sudah deal sama orang lain.

Itulah kerugian saya ketika tidur pagi.

4. Malas bangun untuk shalat Subuh

Shalat Subuh mungkin waktu melaksanakan Shalat terberat diantara 5 Shalat Fardhu lainnya, dikarenakan waktu fajar memang waktu ternyaman untuk tidur. Dan kita harus bangun menuju kamar mandi lalu berwudhu untuk selanjutnya pergi ke Masjid.

Maka tidak heran begitu banyak yang merasa waktu Subuh merupakan waktu terberat untuk melaksanakan Shalat. Akan tetapi jikalau kita melaksanakannya dan berhasil menaklukan rasa malas dan kantuk, maka Allah menjamin kita, seperti yang diberitakan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam dalam hadits berikut.

مَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فَهُوَ فِى ذِمَّةِ اللَّهِ فَلاَ يَطْلُبَنَّكُمُ اللَّهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَىْءٍ فَيُدْرِكَهُ فَيَكُبَّهُ فِى نَارِ جَهَنَّمَ

“Barangsiapa yang shalat subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu, janganlah menyakiti orang yang shalat Shubuh tanpa jalan yang benar. Jika tidak, Allah akan menyiksanya dengan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” [HR. Muslim, no. 657].

Setelah Shalat Subuh biasanya kita langsung kembali tidur, walau sebenarnya itu adalah saat terbaik untuk berdzikir dan membaca Al Qur’an. Terlebih lagi apabila kita tetap di Masjid setelah melaksanakan Shalat Subuh, kemudian menunggu hingga tiba Shalat Isyraq dan menunaikannya sebanyak dua rakaat yang akan mendapatkan pahala haji dan umrah.

5. Malas

Malas merupakan pangkal kemiskinan, jika anda seorang pemalas maka tidak heran jikalau anda berada dalam kondisi seperti sekarang ini.

Rasulullah menekankan agar manusia bertawakal kepada Allah kemudian bergerak bukan hanya diam.

لَوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرُزِقْتُمْ كَمَا تُرْزَقُ الطَّيْرُ تَغْدُو خِمَاصًا وَتَرُوحُ بِطَانًا

“Seandainya kalian benar-benar bertawakal kepada Allah, tentu kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali pada sore hari dalam keadaan kenyang.” [HR. Tirmidzi, no. 2344.].

Suatu ketika Imam Ahmad mendapat pertanyaan perihal orang yang diam dan hanya duduk dirumah atau di Masjid, orang itu tidak mau bekerja sedikit pun dan hanya menunggu datangnya rezeki. Imam Ahmad menjawab: “Orang itu benar-benar bodoh. Padahal Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda bahwa burung saja bekerja dengan pergi di saat pagi hingga sore. Begitupun para sahabat Nabi melakukan perniagaan dan bekerja dengan hasil kurma mereka.” [Fath Al-Bari, 11:306].

Oleh karena itulah kita harus bekerja sembari bertawakal bahwa keputusan akhir turunnya rezeki semata-mata hanya di tangan Allah Azza Wa Jalla.

6. Tidak amanah

Orang yang tidak amanah sudah pasti seret rezekinya, dikarenakan siapa yang mau berurusan dengan orang yang tidak dapat dipercaya?

Orang tidak amanah akan dihindari untuk urusan uang dan kepercayaan, karena kepercayaan adalah harga mahal. Kenapa mahal? Karena dengan kepercayaan seseorang akan berhasil hidupnya. Oleh karenanya jika seseorang itu amanah maka urusan dunianya Insya Allah akan terasa mudah. Dan Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam adalah seorang yang amat amanah.

Jika orang tersebut sulit dipercaya, maka rezekinya akan terhambat, orang tidak menempatkan dirinya di pilihan terakhir untuk diajak berbisnis atau diberi pekerjaan.

Tambahan

Oleh karenanya perbaikilah diri dengan menjadi orang yang amanah.

Kita sudah tahu bahwa 6 hal diatas bisa menjadi penghambat utama datangnya rezeki, oleh karenanya sudah sewajarnya jika mulai kini kita membenahi diri dengan melakukan hal-hal yang selama ini kurang atau sama sekali tidak kita lakukan yakni bersedekah, rajin ibadah, tidak tidur pagi, melaksanakan Shalat Subuh, tidak malas dan menjadi orang yang amanah.

Selanjutnya dilengkapi pula dengan rutin membaca doa lancar rezeki berlimpah yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam.

Semoga informasi 6 hal penghambat rezeki ini bermanfaat dan silahkan beritahukan kepada keluarga, saudara, kerabat dan teman siapa tahu mereka membutuhkan dan sampai jumpa lagi di artikel-artikel saya selanjutnya di masa depan.

Tinggalkan komentar