Tata Cara Sholat Tahajud Beserta,Dalil, Arti Dan Niat Tahajud

Oleh

DITERBITKAN 10:16 am Sen Juli 2021

WAKTUJAKARTA.COM — Tata cara sholat Tahajud lengkap beserta manfaat, dalil dan niat sholat Tahajud guna membantu kaum Muslim melaksanakan shalat Sunnah malam yang amat utama ini.

Shalat Tahajud sebagai shoalat malam amat utama dan penuh keberkahan. Beruntunglah bagi mereka bahkan hanya berniat ingin melaksanakan, baru berniat apalagi melaksanakannya.

Nabi Shallallahu Alahi Wassallam, sahabatnya beserta para sholihin berikut orang yang cinta terhadap Allah menjadikan ibadah yang satu ini sebagai amalan rutin.

Shalat dimana waktu Allah turun dari langit dan berjanji akan mengabulkan segala hajat hambaNya yang memanjatkan doa kepada-Nya.

Rugilah bagi mereka yang tidak melaksanakan Shalat Tahajud ketika malam hingga dini hari, dan sebaliknya amat beruntung bagi yang melaksanakannya. Apakah anda termasuk mereka yang rugi atau yang beruntung?

Nabi besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam mengatakan bahwa Shalat merupakan rukun Islam kedua dan hukumnya wajib bagi setiap Muslim melaksanakan Sholat sebanyak 5 waktu setiap harinya.

Sholat merupakan salah satu dari sekian aspek sangat penting dalam kehidupan setiap Muslim untuk menjalani kehidupannya sehari-hari. Bahkan dalam sehari setiap umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan Sholat sebanyak lima waktu sebanyak 17 rakaat.

Dan dalam Islam terdapat dua jenis Shalat secara umum yakni Sholat Wajib dan Sholat Sunnah:

  • Sholat Wajib yang dikerjakan sebanyak 5 waktu setiap hari dan tidak boleh ditinggalkan kecuali ada halangan.
  • Sholat Sunnah, tidak wajib dikerjakan dan tidak mendapatkan dosa jika meninggalkannya.

Tata cara melaksanakan sholat Tahajud

Cara melakukan sholat Tahajud sama seperti melakukan sholat Fardhu 5 waktu, di artikel ini kami mencontohkan hanya 2 rakaat, yang kami bagi rakaat pertama dan rakaat kedua Shalat Tahajud.

A. Rakaat pertama

1. Membaca Niat dalam hati (Tidak wajib)

2. Melakukan takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah.

3. Membaca Al-Fatihah.

4. Membaca Surat Al-Qur’an, disunnahkan surat panjang.

5. Lalu Rukuk dengan tumaninah dan membaca “Subhaana rabbiyal ‘adhiimi wabihamdihi. (Artinya: Mahasuci Tuhanku yang Mahaagung dan segala puji bagi-Nya.)” 3x.

6. Rukuk dengan tumaninah dan membaca Subhaana rabbiyal ‘adhiimi wabihamdihi. (Artinya: Mahasuci Tuhanku yang Mahaagung dan segala puji bagi-Nya.) 3x.

7. Setelah rukuk, berdiri mengucap “Sami’allahu liman hamidah” Dan lalu baca “Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi’ta min syain ba’du.” Artinya: “Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu.””

8. Setelah rukuk, berdiri sembari mengucap “Sami’allahu liman hamidah” Dan lalu baca “Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi’ta min syain ba’du.” Artinya: “Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu.”

9. Sujud sembari membaca “Subhaana rabbiyal a’la wa bihamdihi (3x).” Artinya: “Maha Suci Rabb-ku Yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya.”

10. Lalu sujud sembari membaca “Subhaana rabbiyal a’la wa bihamdihi (3x).” Artinya: “Maha Suci Rabb-ku Yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya.”

11. Lalu duduk diantara dua sujjud dan membaca “Robbi Firli warhamni wajburni warfa’ni warzuqni Wahdini wa’afini wa’fu’anni”​ artinya: “Ya Allah ampunilah dosaku,Kasihani aku,tutuplah aibku,angkat derajatku,beri aku rezeki,tunjukanlah aku,sehatkan diriku dan ampunilah aku.”

12. Sujud sembari membaca “Subhaana rabbiyal a’la wa bihamdihi (3x).” Artinya: “Maha Suci Rabb-ku Yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya.”

13. Lalu berdiri sembari takbir “Allahu Akbar.”

B. Rakaat Kedua

1. Membaca Al-Fatihah.

2. Membaca Surat Al-Qur’an, disunnahkan surat panjang.

3. Lalu Rukuk dengan tumaninah dan membaca “Subhaana rabbiyal ‘adhiimi wabihamdihi. (Artinya: Mahasuci Tuhanku yang Mahaagung dan segala puji bagi-Nya.)” 3x.

4. Rukuk dengan tumaninah dan membaca Subhaana rabbiyal ‘adhiimi wabihamdihi. (Artinya: Mahasuci Tuhanku yang Mahaagung dan segala puji bagi-Nya.) 3x.

5. Setelah rukuk, berdiri mengucap “Sami’allahu liman hamidah” Dan lalu baca “Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi’ta min syain ba’du.” Artinya: “Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu.””

6. Setelah rukuk, berdiri sembari mengucap “Sami’allahu liman hamidah” Dan lalu baca “Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi’ta min syain ba’du.” Artinya: “Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu.”

7. Sujud sembari membaca “Subhaana rabbiyal a’la wa bihamdihi (3x).” Artinya: “Maha Suci Rabb-ku Yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya.”

8. Lalu sujud sembari membaca “Subhaana rabbiyal a’la wa bihamdihi (3x).” Artinya: “Maha Suci Rabb-ku Yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya.”

9. Lalu duduk diantara dua sujjud dan membaca “Robbi Firli warhamni wajburni warfa’ni warzuqni Wahdini wa’afini wa’fu’anni”​ artinya: “Ya Allah ampunilah dosaku,Kasihani aku,tutuplah aibku,angkat derajatku,beri aku rezeki,tunjukanlah aku,sehatkan diriku dan ampunilah aku.”

10. Sujud sembari membaca “Subhaana rabbiyal a’la wa bihamdihi (3x).” Artinya: “Maha Suci Rabb-ku Yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya.”

11. Lalu duduk dan membaca tahiyat akhir.

Catatan: Jika anda melaksanakan 4 rakaat, maka di tahiyat rakaat kedua anda sambung dengan berdiri untuk berlanjut ke rakaat ketiga dan seterusnya hingga salam. Adapun mengenai jumlah rakaat bisa langsung pelajari di berapa rakaat sih Shalat Tahajud membahas jumlah tepat melaksanakan Tahajud.

Dan shalat Tahajjud termasuk ke dalam sholat Sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah bangun tidur. Karena shalat malam tanpa tertidur terlebih dahulu tidak termasuk ke dalam Shalat Tahajut.

Dalil melaksanakan Sholat Tahajud

Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyerukan ber-Tahajud sebagai ibadah tambahan pada Surah (AL ISRAA’ (17) :79)

“Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”

Dari ayat ini maka dapat kita simpulkan bahwa Sholat Tahajud merupakan ibadah tambahan yang dikerjakan pada malam hari, yang dapat mengangkat pelakunya ke tempat yang terpuji.

Arti dari Tahajud

Secara bahasa Tahajud berarti mujanabatul hajud (menjauhi tempat tidur). Dalam kaitannya dalam ibadah, Tahajjud adalah “meninggalkan tempat tidur untuk melakukan Sholat”.

Kenapa Tahajud dilaksanakan malam hari?

Dari sejumlah Hadis masyhur dan ayat al-Quran menekankan keutamaan beribadah kepada Allah Ta’ala disaat malam dan akhir malam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir, (kemudian) Dia berfirman, ‘Barang siapa berdoa kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan, barang siapa meminta kepada-Ku, niscaya akan Aku berikan, dan barang siapa memohon ampun kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni.’” (as-Shahih Bukhari wa Muslim).

Waktu melaksanakan Sholat Tahajud

Sholat Tahajud dapat dilaksanakan di awal malam, di pertengahan malam atau di akhir malam, namun yang pasti setelah melaksanakan sholat Isya.

Sholat Tahajud dapat dikerjakan kapanpun diwaktu malam. Namun waktu Shalat Tahajud terbaik adalah pada 1/3 malam terakhir setelah terbangun dari tidur.

Nabi Muhammad Saw menjelaskan:

Abu Muslim bertanya kepada Abu Dzar: “Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?” Ia menjawab: “Saya menanyakan hal sama seperti engkau tanyakan kepada Rasulullah dan beliau menjawab, “Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad).

Apakah harus tidur terlebih dahulu sebelum Shalat Tahajud?

Ini adalah pertanyaan yang menarik dan seringkali ditanyakan bahkan menjadi topik diskusi mengenai wajib tidaknya tidur terlebih dahulu sebelum melaksanakan Sholat Tahajud.

Perlu kita fahami bahwa Tahajud merupakan shalat yang dilakukan pada waktu malam setelah bangun tidur, namun adapula ulama yang berpendapat bahwa Shalat ini bisa dilaksanakan tanpa harus tidur terlebih dahulu. Lihat pembahasannya di apakah harus tidur terlebih dulu sebelum Shalat Tahajud?

Niat sholat Tahajud

Ulama berbeda pendapat mengenai keberadaan niat dalam memulai sholat, jumhur ulama, kecuali mazhab Maliki, mensunnahkan membaca niat karena membantu hati menguatkan niat sholat.

Niat dilafalkan dalam hati, tidak perlu diucapkan dengan mengeluarkan suara.

Adapun mengenai niat sholat Tahajud adalah sebagai berikut:

اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

“Usholli sunnatat tahajudi rok’ataini mustaqbilal kiblati lillahi ta’aalaa.”

Artinya:

“Aku berniat sholat Tahajud dua rakaat menghadap kiblat karena Allah semata.”

Persiapan melaksanakan Sholat Tahajud

  • Berniat untuk melaksanakan sholat Tahajud dan memohon agar terbangun untuk melaksanakannya.
    Berwudhu sebelum melakukan sholat Tahajud, maka lihat tata cara Wudhu sesuai Sunnah Nabi Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam.
  • Laksanakan sholat Tahajud paling tidak 2 rakaat, atau hingga 12 rakaat, tergantung niat dan kemampuan anda.

Manfaat melaksanakan Sholat Tahajud

  • Memohon ampunan dan doa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala salah dan silaf yang kita pernah lakukan dan juga kesalahan di masa datang.
  • Keutamaan Sholat Tahajud
  • Memberikan kekuatan batin.
  • Memberikan kekuatan mental.
  • Memohon ampunan kepada Allah SWT.
  • Pintu maaf dan ampunan terbuka saat 1/3 malam.
  • Siapapun yang memiliki hajat, maka berdoa pada waktu Tahajjud adalah saat terbaik.
  • Sebuah pengorbanan saat yang lain tidur, namun kita terbangun guna mengingat Allah Ta’ala.
  • Shalat Tahajud dapat memperkuat pemahaman agama.
  • Dapat memberikan inspirasi baru dan kebaikan.
  • Shalat Tahajud dapat menghilangkan kelemahan dan menghindari dosa.
  • Tahajjud dapat menguatkan daya ingat.

Video tata cara sholat Tahajud

Tambahan

Sholat Tahajud merupakan shalat sunnah utama dan yang mengerjakannya akan mendapatkan barokah dan ampunan besar dari Allah. Oleh karenanya setelah kita mengetahui tata cara melaksanakan ibadah malam ini, kini saatnya menjadikannya sebagai amalan rutin karena sebagai sunnah yang amat ditekankan.

2 pemikiran pada “Tata Cara Sholat Tahajud Beserta,Dalil, Arti Dan Niat Tahajud”

  1. @Saridjo mas….sebelum menyayangkan iklan yang muncul…coba mas cek cookies di history web browser dulu

    iklan yang muncul itu berdasarkan habit dari end user alias pengguna web browser alias mas sendiri atau ada orang lain yang menggunakan pc atau hp mas tersebut…

    wassalamualaikum Wr. Wb

    Balas

Tinggalkan komentar